Ratusan pegawai honorer atau resminya disebut Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) di Badan Perpustakaan Daerah (Bapusipda) Kutai Timur (Kutim) sudah empat bulan belum digaji. Sampai Desember ini, mereka baru menerima honor hingga Juni lalu.
Mengenai alasannya, apakah dampak defisit APBD, atau seperti apa, Budi mengaku tidak tahu. “Anggaran kami untuk membayar TK2D senilai Rp 4 miliar. Tahun ini, baru cair Rp2 miliar,” ungkap Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Kutim, Budi Santoso, belumlama ini.




