Resume Pengembangan KTSP

2:23:00 AM
Pengembangan dan Pengayaan KTSP

Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan Indonesia, Pemerintah terus berupaya melakukan berbagai reformasi dalam bidang pendidikan, diantaranya adalah dengan diluncurkannya Peraturan Mendiknas No. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Untuk mengatur pelaksanaan peraturan tersebut pemerintah mengeluarkan pula Peraturan Mendiknas No. 24 Tahun 2006.


            Dari ketiga peraturan tersebut memuat beberapa hal penting diantaranya bahwa satuan pendidikan dasar dan menengah mengembangkan dan menetapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah yang kemudian dipopulerkan dengan istilah KTSP. Di dalam KTSP, struktur kurikulum yang dikembangkan mencakup tiga komponen, yaitu: (1) Mata Pelajaran; (2) Muatan Lokal; (3) Pengembangan Diri.
            Komponen pengembangan diri merupakan komponen yang relative baru dan berlaku untuk dikembangkan dalam semua jenjang pendidikan. Sebagai sesuatu yang dianggap baru, kehadirannya untuk didiskusikan dan diperdebatkan. Sejumlah pertanyaan banyak diajukan diantaranya saja: Apa hakekat pengembangan diri itu Dan Bagaimana pula pelaksanaan kegiatan pengembangan diri di sekolah?
            Penggunaan istilah pengembangan diri dalam kebijakan kurikulum memang relatif baru. Kehadirannya menarik untuk didiskusikan baik secara konseptual maupun dalam prakteknya.
Jika menelaah literatur teori-teori pendidikan, khususnya psikologi pendidikan, istilah pengembangan diri disini tampaknya dapat dipadankan dengan istilah pengembangan kepribadian, yang sudah lazim digunakan dan banyak dikenal. Meski sebetulnya istilah diri (self) tidak sepenuhnya identik dengan kepribadian (personality).
            Istilah diri dalam bahasa psikologi disebut pula sebagai aku, ego atau self yang merupakan salah satu aspek sekaligus inti dari kepribadian, dan cita-cita, baik yang disadari ataupun yang tidak disadari. Aku yang disadari oleh individu biasa disebut self picture (gambaran diri), sedangkan aku yang tidak disadari disebut unconscious aspect of the self (aku tak sadar) (Nana Syaodich, 2005).
Menurut Freud (Calvin S. Hall& Gardner Lindzey, 1993) ego atau diri merupakan eksekutif kepribadian untuk mengontrol tindakan (perilaku) dan mengikuti prinsip kenyataan atau rasional, untuk membedakan antara hal-hal terdapat dalam batin seseorang dan hal-hal yang terdapat dalam dunia luar.
            Setiap orang memilki kepercayaan, sikap, perasaan dan cita-cita akan dirinya, ada yang realitis atau justru tidak realitis. Sejauh mana individu dapat memiliki kepercayaan, sikap, perasaan dan cita-citanya akan berpengaruh terhadap perkembangan kepribaian, terutama kesehatan mental. Kepercayaan, sikap, perasaan dan cita-cita akan seseorang akan dirinya secara tepat dan realitis memungkinkan memiliki kepribadian yang sehat. Namun, sebaliknya jika tidak dapat dan realities boleh jadi akan menimbulkan kepribadian yang bermasalah.

            Kepercayaan akan dirinya yang berlebihan (over convidence) menyebabkan seseorang dapat bertindak kurang memperhatikan lingkungannya dan cenderung menabrak norma dan etika standar yang berlaku, serta memandang sepele orang lain. Selain itu, orang yang memiliki over convidence sering memiliki sikap dan pemikiran yang over estimate terhdap sesuatu. Sebaliknya kepercayaan diri yang kurang, dapat menyebabkan orang cenderung bertindak ragu-ragu, rasa rendah diri dan tidak memiliki keberanian. Kepercayaan diri yang berlebihan maupun kurang, dapat menimbulkan kerugian tidak hanya bagi dirinya, namun juga bagi lingkungan sosialnya.


Silahkan download link diatas .

Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔