Makalah dan Ruang lingkup Ulumul Quran

1:25:00 PM
Makalah Ulumul Quran

BAB I
PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG

            Al-Qur’an merupakan kitab suci umat Islam yang berfungsi sebagai petunjuk bagi manusia dalam mengarahkan kehidupannya. Secara garis besar al-Qur’an mengandung ajaran tentang aqidah, syariah, dan akhlak. Untuk dapat mengenal, memahami, dan menafsirkan  al-Qur’an tidak hanya berbekal pengetahuan bahasa Arab, melainkan dibutuhkan berbagai ilmu yang relevan guna untuk mengungkap makna yang terkandung dalam al-Qur’an.
Tujuan Mahasiswa mempelajari Mata Kuliah Ulumul Qur’an adalah agar memiliki pengetahuan dasar tentang seluk beluk al-Qur’an sebagai sumber utama agama Islam dan hal-hal yang berkaitan dengan latar belakang dan cara al-Qur’an diwahyukan, penyampaian, pengumpulan, dan pembukuannya, serta memahami prinsip-prinsip dasar Ulumul Qur’an sebagai pedoman untuk mengkaji isi kandungan al-Qur’an secara keseluruhan.

            Berikut ini akan dibahas pengertian Ulumul Qur’an dan sejarah perkembangan Ulumul Qur’an sebagai sebuah metode yang lengkap dan menyeluruh untuk membuka pintu awal dari kedalaman kandungan al Qur’an.

BAB II
PEMBAHASAN

A.        Ruang Lingkup Pembahasan Ulumul Qur’an
Ulumul Qur’an aalah suatu ilmu yang mempunyai ruang lingkup pembahasan yang luas. Meliputi semua ilmu yang terkait dengan Al Qur’an, baik berupa ilmu agama seperti ilmu tafsir maupun ilmu – ilmu bahasa arab seperti balaqhah an I’rab al Qur’an.
Ash Sidieqy memandang segala pembahasan Ulumul Qur’an kembali paa beberapa pokok persoalan yaitu:
1. Persoalan nuzul (makkiah , madaniah, Hadhariah, syafariyah, Nahariah, syatiiah, shaifiah dan Firasyiah). Menyangkut sebab turun, mula –mul turun, terakhir turun, berulang- ulang, turun terpisah, turun sekaligus yan pernah diturunkan kepada seorang Nabi dan yang belum pernah turun sama sekali.
2.  Persoalan sanad (mutawatir, ahad, syaz, bentuk qira’at Nabi, periwayat dan penghafal qur’an dan cara penerimaan riwayat.
3.  Persoalan ada’ al qira’ah : waqaf (cara berhenti), ibtida (cara memulai), imalah, madd (bacan panjang), takhfif hamzah (meringankan bacaan hamzah), idghom (memasukan bunyi huruf yang sakin kepada bunyi huruf yang sesudahnya).
4. Pembahasan yang menyangkut lafal al Qur’an : gharib (pelik), mu’rab (penerima perubahan akhira kata), majaz , musytariq (lafal yang mengandung lebih dari satu makna) muradif (sinonim), isti’arab (metaphor) tasbih (penyerupaan).
5.  Persoalan makna Al Qur’an  yang berhubungan dengan hukum yaitu ayat ‘amm (umum), nash, zhahir, mujmal (global), mufashshal ( dirinci) dll.
6. Persoalan makna al Qur’an yang berhubungan dengan lafal : fashl (pisah), washl (terhubung), ijaz (singkat), ithnab ( panjang), musawah (sama) dan qahr (pendek).
Demikianlah luasnya ruang lingkup Al Qur’an sehingga sebagian ulama menjadikannya luas tak terbatas.



B.         Cabang- cabang Pokok Pembahasan Ulumul Qur’an.
Istilah Ulum al Qur’an dicetuskan oleh Ibnu Marzuban (w.309 H) abad ke 3 H. hal ini disampaikan oleh Subhi shalih dan pembagian Ulum Al Qur’an menjadi dua: Ilmu Riwayah dan Ilmu Dirayah. Cabang cabang Ulumul Qur’an cukup banyak diantaranya sebagai berikut:
1.   Ilmu adab tilawah Al Qur’an (aturan membaca al Qur’an)
2.   Ilmu Tajwid ( cara membaca Al Qur’an)
3.   Ilmu Fawathin Al nuzul, menerangkan tempat, musim, awal dan akhir                                   turunnya ayat.
4.   Tawarikh Al Nuzul (masa dan urutan turunnya ayat)
5.   Ilmu asbab an Nuzul (sebab – sebab turunnya ayat)
6.   Ilmu Qira’at (ragam bacaan al Qur’an)
7.   Ilmu Gharib Al Qur’an ( makna kata –kata ganjil)
8.   I’rab Al Qur’an (harakat Al Qur’an)
9.   Ilmu Wujuh wa al Nazha’ir (kata al Qur’an yang mempunyai makna lebih dari satu).
10.  Al Muhkam al Mutasyabih ( menerangkan ayat-ayat yang dipandang muhkam dan mutasyabih)
11.  Nasikh dan la mansukh
12.  Badai’u al Qur’an ( keindahan susunan bahasa Al Qur’an)
13.  I’jaz  Al Qur’an (segi kekuatan Al Qur’an sebagai mukjizat).
14.  Tanasub ayat Al Qur’an (penyesuaian antara suatu ayat dengan ayat yang sebelumnya).
15.  Aqsam Al Qur’an (sumpah al Qur’an)
16.  Amtsal Al Qur’an ( perumpamaan Al Qur’an)
17.  Jadal Al Qur’an (Perdebatan)
18.  Qashash Al Qur’an ( kisah-kisah)
Ulumul Qur’an memiliki cabang- cabang yang cukup banyak menurut ulama karena keluasan substansi al Qur’an sendiri.


BAB III
PENUTUP

Al Qur’an adalah kitab suci yang diturunkan kepada Nabi Muhammad sebagai pedoman hidup umat manusia agar selamat hidup di dunia dan akhirat. Ulumul Qur’an adalah ilmu  ilmu Al Qur’an, yaitu ilmu yang mempelajari seluk beluk Al Qur’an agar dapat dengan mudah difahami oleh umat Islam sehingga kandungan Al Qur’an dapat direalisasikan dalam kehidupan. Ulumul qur’an merupakan kumpulan berbagai disiplin ilmu yang tertulis pada intinya berkaitan dengan ilmu agama dan bahasa arab. Namun berkaitan dengan ayat- ayat kauniah dan perjalanan bulan dan bintang diperlukan ayat –ayat tertentu dalam memahaminya seperti pengetahun kosmologi dan astronomi.  Oleh karena itu Ulumul Qur’an mempunyai ruang lingkup yang luas dan dalam sejarahnya selalu mengalami perkembangan. Ilmu ini kadang disebut Ushul al Tafsir sehingga sangat penting harus diketahui oleh seorang mufasir sebagai landasan dalam menafsirkan Al Qur’an.


DAFTAR PUSTAKA
Al Zarqani Muhammad Abd al ‘Azim, Manahil al-“Irfan fi Ulum Al Qur’an, Jilid I, ar al-Fikr, Beirut 1988,.
AL-Qaththan, Manna, Mahabbits fi Ulum Al Qur’an. Al Syarikah al-Muttahidah li al-Tauzi’, Beirut, 1973.
Ash-shidieqy,T.M. Sejarah dan Pengantar Ilmu al QUr’an /Tafsir, Bulan Bintang, Jakarta,1972.
Masjfuk Zuhdi, Pengantar Ulumul Qur’an, CV Karya Abditama, Surabaya, 1997.
Rosihon Anwar, Ulum AL Qur’an, Pustaka Setia, Bandung, 2004.
Rosihon Anwar, Ulum Al Qur’an. Pustaka Setia. Bandung.2000.

Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔